Bersantai Sejenak di Curug Cinulang Cicalengka Bandung

Curug Cinulang Cicalengka Bandung
Curug Cinulang Cicalengka Bandung

Setelah sampai ke basecamp Gunung Pangradinan, kami pun istirhat sejenak dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju curug cinulang cicalengka. Dari basecamp menuju curug ini diperkirakan menghabiskan waktu kurang lebih 60 menit dengan jalanan yang berbelok-belok dan udara bandung yang dingin.

Setelah 1 jam, kami pun sampai di kawasan curug cinulang dan parkir. Lalu kami pun membeli tiket masuk. Dari gerbang masuk, udara segar kawasan curug ini langsung menyambut kami dengan menurununi anak tangga kemudian jalanan datar. Lalu dari sini juga sudah kelihatan dua buah air terjun yang mengalir dengan deras namun tidak begitu jernih karena musmi penghujan.

Dari kawasan datar ini, untuk menuju curug cinulang masih harus berjuang sedikit dengan jalanana anak tangga yang sudah tertata rapi kemudian anak tangga dari bebatuan. Lalu tak lama kemudian, langsung gajebo dan anak tangga yang terbuat dari kayu.

Disini ada spot foto yang menarik dari kawasan tersebut sebelum menuruni anak tangga lagi untuk mencapai curug tersebut.

Bersantai Sejenak di Curug Cinulang Cicalengka Bandung

Curug Cinulang Cicalengka
Curug Cinulang Cicalengka

Begitu langkah kaki menginjak area Curug Cinulang,  saya merasakan perpindahan dimensi. Jauh dari hiruk pikuk, tempat ini menawarkan Oase Kedamaian yang otentik.

Saya duduk di salah satu batu besar yang menghangat oleh sinar matahari pagi. Memejamkan mata, dan membiarkan suara alam mengambil alih. Bukan suara notifikasi ponsel, melainkan deru air yang membasuh dan kicauan burung yang riang—sebuah terapi gratis bagi jiwa yang lelah.

Daya tarik utama yang membuat mata tak ingin berkedip adalah Air Terjun Kembar yang Ikonik. Dua aliran air terjun jatuh berdampingan dengan anggunnya, seolah dua sahabat yang tak terpisahkan sejak zaman purba. Ketinggiannya yang mencapai sekitar 25 hingga 30 meter menciptakan tirai air raksasa yang tampak memukau, memantulkan cahaya pelangi di waktu-waktu tertentu.

Read More :  Perjalanan Tektok ke Upas Hill via Cikahuripan, Bonus Desa Wisata Hingga Lautan Awan

Fenomena ini diikuti oleh sensasi Kesejukan yang Murni. Semburan mist atau uap air dari hempasan air terjun yang hebat menciptakan kabut tipis yang menyelimuti seluruh area. Udara terasa begitu segar, mengisi paru-paru dengan oksigen terbaik yang bisa ditawarkan alam. Ranting dan bebatuan di sekitarnya pun diselimuti lumut hijau, menjadi bukti nyata dari keasrian yang terjaga.

Curug Cinulang benar-benar merupakan destinasi “bersantai sejenak” yang sesungguhnya. Ia bukan sekadar tempat wisata, melainkan sebuah pelukan dingin dari alam yang mengatakan, “Istirahatlah, sebentar saja.”

Video Bersantai Sejenak di Curug Cinulang Cicalengka Bandung

Penasaran dengan suasana curug cinulang cicalengka bukan? Kamu bisa langsung menonton video di bawah ini.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *