Drama “Dear X” semakin mendekati puncak ketegangan. Memasuki Dear X episode 9, penonton disuguhkan dengan pergeseran dinamika yang mengerikan: Baek Ah-jin tidak lagi menjadi satu-satunya predator dalam permainan ini. Munculnya sosok baru membawa ancaman sekaligus sekutu yang sama gelapnya.
Daftar Isi
- 1 Sinopsis Dear X Episode 9 : Pertemuan Dua Jiwa yang Rusak
- 2 Alur Cerita Dear X Episode 9 : Topeng yang Retak: Aliansi Berdarah Baek Ah-jin dan Moon Du-hyeok.
- 3 Review: Menonton “Dear X Episode 9” Seperti Menatap Lubang Hitam yang Memikat
- 4 Kesimpulan: Sebuah Perjalanan Menuju Dasar Jurang
- 5 Daftar Pemeran Drama Korea Dear X Episode 9
Sinopsis Dear X Episode 9 : Pertemuan Dua Jiwa yang Rusak

Dear X Episode 9 menjadi titik balik bagi Baek Ah-jin. Di tengah ambisinya untuk naik ke puncak popularitas, ia dipertemukan dengan Moon Du-hyeok, seorang pewaris kaya (chaebol) yang memiliki aura dingin dan misterius.
Pertemuan pertama mereka terjadi dalam situasi yang menegangkan, di mana Ah-jin menunjukkan ketenangan yang luar biasa bahkan saat nyawanya terancam. Ketegangan inilah yang justru memicu ketertarikan sosiopatik dari Du-hyeok terhadap Ah-jin.
Alur Cerita Dear X Episode 9 : Topeng yang Retak: Aliansi Berdarah Baek Ah-jin dan Moon Du-hyeok.

Di balik lampu sorot yang menyilaukan dan senyum manis yang menghiasi sampul majalah, Baek Ah-jin menyimpan kegelapan yang tak terbayangkan. Namun, di episode kali ini, dunia yang ia bangun dengan kebohongan mulai menunjukkan retakan besar yang mematikan.
1. Air Mata Buaya di Balik Tragedi Bak Mandi
Kehidupan Heo In-gang berakhir tepat saat ia baru saja berani bermimpi tentang kebebasan. Ia ditemukan kaku tak bernyawa di dalam bak mandi, sebuah akhir yang tragis bagi jiwa yang lelah. Namun, benarkah In-gang menyerah pada nasibnya sendiri?
Di balik pintu yang tertutup, spekulasi liar pun bermunculan. Apakah Ah-jin yang dengan dingin “mendorongnya” ke tepi jurang demi menjaga rahasianya tetap terkubur? Ataukah ada tangan dingin lain yang bekerja? Muncul teori mengerikan bahwa Moon Du-hyeok, sang predator baru, menghabisi In-gang hanya karena ia tidak suka ada “sampah” yang menghalangi pandangannya terhadap Ah-jin. Kematian ini bukan sekadar akhir, melainkan tumbal untuk ambisi yang lebih besar.
2. Sudut Sempit: Saat Sang Ratu Menjadi Buruan
Kematian In-gang ternyata menjadi bumerang bagi Ah-jin. Publik yang selama ini memujanya mulai mencium aroma busuk. Gelombang protes dari penggemar pecah, menuntut jawaban atas tragedi tersebut. Karier cemerlang yang ia bangun dengan darah dan keringat kini berada di ambang kehancuran.
Namun, ancaman nyata datang dari kegelapan: Seo Mi-ri. Seperti bayangan yang tak kenal lelah, Mi-ri mulai mengumpulkan kepingan masa lalu Ah-jin yang paling kelam. Ia mengincar rahasia yang paling dijaga ketat—kematian ayah Ah-jin. Satu per satu, sekutu Ah-jin mulai berbalik arah, dan untuk pertama kalinya, sang manipulator merasa seperti mangsa yang terpojok.
3. Dansa Dua Iblis: Pernikahan Paling Beracun
Menolak untuk kalah, Ah-jin memainkan kartu terakhirnya yang paling berbahaya. Ia memutuskan untuk menyerahkan dirinya ke dalam pelukan Moon Du-hyeok. Ini bukan pernikahan karena cinta, melainkan sebuah pakta pertahanan antara dua monster.
Ah-jin tahu satu rahasia fatal: Du-hyeok tidak bisa memiliki keturunan. Dengan kecerdikan yang licik, ia menggunakan sperma Yoon Joon-seo untuk hamil dan memalsukan tes DNA demi meyakinkan Du-hyeok bahwa itu adalah darah dagingnya.
Namun, inilah plot twist yang paling mendebarkan—Du-hyeok tahu. Ia tahu bayi itu bukan miliknya, ia tahu Ah-jin sedang menipunya. Tapi bukannya murka, ia justru tersenyum puas. Baginya, kebohongan Ah-jin adalah bukti bahwa wanita ini adalah “satu spesies” dengannya. Dua sosiopat ini kini bersatu dalam ikatan pernikahan yang suci di mata dunia, namun penuh racun di dalamnya.
“Di dunia ini, tidak ada yang lebih setia daripada dua orang yang saling menyimpan rahasia kematian satu sama lain.”
Apakah aliansi berdarah ini akan mampu meredam ambisi Seo Mi-ri, ataukah kehamilan palsu ini akan menjadi bom waktu yang meledakkan segalanya?
Review: Menonton “Dear X Episode 9” Seperti Menatap Lubang Hitam yang Memikat
Pernahkah Anda menonton sebuah drama di mana Anda tidak tahu siapa yang harus didukung karena semua orang tampak mengerikan? Itulah daya tarik magis “Dear X”. Drama ini bukan sekadar tontonan akhir pekan; ini adalah sebuah studi psikologi tentang ambisi manusia yang sudah kehilangan nuraninya.
Dansa di Atas Pecahan Kaca: Dinamika Ah-jin & Du-hyeok
Lupakan kiasan romantic-comedy atau cinta segitiga yang manis. Hubungan antara Baek Ah-jin dan Moon Du-hyeok adalah sebuah “Kontrak Iblis”. Mereka adalah dua orang yang sama-sama tidak memiliki empati, bertemu di persimpangan kepentingan.
Melihat mereka berinteraksi memberikan sensasi ketegangan yang aneh—seperti melihat dua predator besar yang sedang bernegosiasi untuk berbagi wilayah buruan. Mereka tidak saling mencintai; mereka saling membutuhkan sebagai alat. Ah-jin butuh kekuasaan Du-hyeok, dan Du-hyeok butuh “cermin” untuk kegelapannya sendiri. Dinamika ini memberikan vibe yang jauh lebih mendebarkan daripada sekadar konflik cinta biasa.
Elegan namun Mematikan: Atmosfer yang Menghanyutkan
Salah satu kekuatan terbesar episode terbaru ini adalah kehadiran Moon Du-hyeok. Ia ditampilkan sebagai sosok psikopat yang elegan—rapi, kaya, dan tenang—yang justru menambah lapisan horor psikologis dalam setiap adegannya.
Sepanjang menonton, kita akan terus dihantui pertanyaan: “Siapa yang sebenarnya sedang memegang kendali?” Apakah Ah-jin yang merasa hebat dengan manipulasinya, ataukah Du-hyeok yang sebenarnya sedang membiarkan Ah-jin bermain di dalam sangkar emasnya? Atmosfer drama ini berhasil membuat penonton merasa tidak nyaman, namun di saat yang sama, mata kita tidak bisa berpaling dari layar.
Kesimpulan: Sebuah Perjalanan Menuju Dasar Jurang
“Dear X” membuktikan bahwa cerita tentang kekuasaan selalu memiliki harga yang sangat mahal. Melalui isu manipulasi kehamilan hingga pengkhianatan emosional yang dingin, drama ini menunjukkan sejauh mana seseorang bersedia menanggalkan kemanusiaannya demi sebuah takhta.
Cerita ini sangat gelap, menyesakkan, namun anehnya sangat sulit untuk dilewatkan. Setiap langkah yang diambil Ah-jin terasa seperti langkah menuju puncak kejayaan, sekaligus langkah lebih dekat menuju tepi jurang.
Pertanyaannya sekarang: Apakah Baek Ah-jin akan benar-benar bertahta di puncak dunia yang ia bangun dari tumpukan kebohongan? Ataukah aliansinya dengan Moon Du-hyeok justru akan menjadi lubang kubur yang ia gali sendiri tanpa ia sadari?
Daftar Pemeran Drama Korea Dear X Episode 9
Drama korea deae x episode 1 diperankan oleh aktor dan aktris berbakat korea. Berikut daftar pemerannya.
- Kim You Jung sebagai Baek A Jin
- Kim Young Dae sebagai Yun Jun Seo
- Kim Do Hoon sebagai Kim Jae O
- Lee Yeol Eum sebagai Im Re Na
- Kim Yi Kyeong sebagai Sim Seung Hui [A Jin’s rival]
- Hong Jong Hyun sebagai Moon Do Hyeok [A Jin’s fiancé]
- Hyun Seo Ha sebagai Seok Hyang I [A Jin’s manager]
Kamu juga bisa membaca artikel kami sebelumnya Dear X Episode 8
Response (1)