Viral  

Di Balik Tabir Rajah dan Rahasia: Drama Poliandri yang Melumpuhkan Logika

Di Balik Tabir Rajah dan Rahasia
Di Balik Tabir Rajah dan Rahasia

Ruang tamu itu mendadak senyap. Di hadapan Denny Sumargo, Raffi dan ibunya duduk dengan gurat wajah yang tak bisa menyembunyikan lelah.

Bukan sekadar konflik rumah tangga biasa, kisah yang mereka bawa adalah labirin gelap yang mempertemukan pengkhianatan, dugaan poliandri, hingga aroma mistis yang mencekam.

“Bukan Sakit Medis Biasa”

Di Balik Tabir Rajah dan Rahasia
Di Balik Tabir Rajah dan Rahasia

Prahara ini bermula dari kondisi fisik Raffi yang merosot tajam secara misterius. Selama setahun terakhir, pria yang dikenal aktif berolahraga ini kerap mengalami kelumpuhan mendadak.

“Tangan dingin, muka kencang, kepala panas. Kakinya bengkak sampai dia mau pipis pun tidak bisa jalan ke toilet,” kenang sang ibu dengan suara bergetar. Raffi menambahkan bahwa setiap kali ia mencoba bekerja, tubuhnya seolah “dikunci” oleh rasa sakit yang tak terdeteksi secara medis.

Kecurigaan keluarga mencapai puncaknya saat mereka membongkar isi lemari pakaian. Di sana, terselip sebuah foto pernikahan Vina—istri sah Raffi—dengan pria lain, lengkap dengan bungkusan kertas bertuliskan simbol-simbol aneh atau rajah.

“Demi Allah, saya pertama kali lihat begituan. Kertas rajah itu disimpan di dalam celana dalam laki-laki. Katanya untuk pemikat atau sihir,” ungkap sang ibu di kanal YouTube CURHAT BANG.

Benang Kusut Status Sang Buah Hati

Salah satu babak paling menyakitkan dalam drama ini adalah ketidakpastian status anak ketiga mereka yang lahir pada Desember 2024. Raffi mengenang periode kehamilan tersebut sebagai momen yang janggal. Vina disebut sangat agresif meminta hubungan suami istri, yang belakangan dicurigai keluarga sebagai upaya untuk “melegitimasi” kehamilan yang mungkin sudah ada sebelumnya.

“Feeling saya campur aduk. Banyak yang bilang mukanya tidak mirip, tulangnya berbeda,” aku Raffi. Meski dihantui keraguan, Raffi tetap menunjukkan sisi humanisnya. Di depan kamera, ia menegaskan bahwa kasih sayangnya tidak serta-merta luntur oleh keraguan biologis.

“Kalau ternyata bukan anak saya pun, saya tetap mau rawat karena saya sudah sayang. Kucing saja kita adopsi kita kasih vaksin dan makan, apalagi ini anak manusia,” tegasnya.

Sosok “Suami Kedua” dan Jejak Digital

Investigasi mandiri yang dilakukan keluarga Raffi membawa mereka pada profil seorang pria berinisial I, yang diduga merupakan ketua sebuah asosiasi penyedia jasa internet di Lampung. Ironisnya, pria tersebut dikabarkan juga telah memiliki istri sah.

Vina sendiri kini bak ditelan bumi. Alih-alih memberikan klarifikasi, ia justru meluncurkan “serangan balik” melalui akun-akun anonim di media sosial. Ia melontarkan ancaman akan membongkar aib keluarga Raffi jika kasus ini terus diperpanjang.

“Dia itu pintar membangun narasi. Pernah bikin geger satu kampung bilang kena tumor rahim, eh ternyata malah melahirkan,” ungkap sang ibu, menggambarkan pola manipulasi yang diduga dilakukan sang menantu.

Akhir yang Berujung di Meja Hijau

Kini, nasi telah menjadi bubur. Raffi dan keluarganya telah resmi menempuh jalur hukum. Laporan terkait dugaan poliandri dan pemalsuan status telah dilayangkan. Bagi Raffi, ini bukan lagi soal memenangkan hati Vina, melainkan upaya untuk membebaskan diri dari jeratan yang selama ini melumpuhkannya—baik secara fisik maupun mental.

“Saya cuma mau dia muncul, selesaikan secara baik-baik. Kalau mau cerai, ya cerai secara sah. Jangan pakai cara-cara aneh,” tutup Raffi.

Kisah ini menjadi pengingat pahit bahwa di balik pintu rumah tangga yang terlihat tenang, terkadang tersimpan rahasia yang jauh lebih mengerikan dari sekadar kata “perpisahan”.

Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Dinner Romantis ala Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda

Read More :  Jonathan Frizzy Saling Sindir dengan Mantan Istri di Medsos, Dhena Devanka: Laki Gak Punya Prinsip

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *