5 Attitude Yang Dapat Membuat Orang Lain Segan Denganmu

Sikap respek
Sikap respek

Attitude yang baik merupakan hal yang wajib dimiliki setiap manusia, karena pada dasarnya attitude itu berkaitan dengan perilaku kita kepada orang lain. Ada petuah mengatakan jika kamu ingin diperlakukan baik oleh orang, maka perlakukan orang lain juga dengan baik.

“Pentingnya mempelajari adab sebelum ilmu” (Imam Malik RA)

Memiliki attitude yang baik juga akan membuat orang lain segan terhadapmu. Secara psikologi menurut Muhammad Nur Firdaus, S.Psi, berikut attitude atau adab sederhana yang bisa membuat orang lain segan denganmu.

1. Bayar dan catatlah hutang-hutangmu

Ini bukan seberapa besar uang yang kamu pinjam, tapi tentang pertanggungjawabanmu kelak di akhirat atas hutangmu di dunia. Jangan menganggap sepele hal ini, karena ini bisa menjadi pemberat hisabmu. Dalil tentang pencatatan hutang-piutang terdapat dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 282. Jika kamu menyicil nominal sekecil apapun hutang yang kamu punya, maka orang yang memberikan pinjaman kepadamu akan memiliki rasa respek.

2. Cek kebenaran gosip yang beredar supaya tidak FOMO (Tabayyun)

Hentikan Gosip dan Mulai Bahas Ide
Hentikan Gosip dan Mulai Bahas Ide

Banyak orang yang sudah menjatuhi hukuman pada orang lain sebelum tahu kebenaran sebenarnya, cuma berdasarkan kata orang-orang, tanpa cek kebenarannya dengan bertanya langsung ke orang yang bersangkutan. Kalau tidak melakukan tabayyun, maka tuduhan itu akan menjadi fitnah. Orang yang beradab akan menghindari berghibah, sikap ini akan membuat orang lain juga menjadi segan kepadamu.

3. Tidak memotong pembicaraan orang lain

Rasulullah SAW mengajarkan suri tauladan yang baik, akhlak ini sudah dicontohkan oleh beliau. Ketika ada orang lain sedang berbicara kepada Rasul, beliau dengan seksama mendengarkan dan tidak memotong pembicaraan. Hal ini berkaitan dengan cara Rasul menghargai orang yang sedang berbicara. Hargai orang lain jika kamu ingin dihargai, jadilah pendengar yang baik agar orang lain respek.

Read More :  Dari Utang Rp500 Juta hingga Bijak Finansial: Mengapa "Hoki" Tidak Pernah Cukup

4. Stop merendahkan kekurangan orang lain

Jaman sekarang banyak sekali orang merendahkan kekurangan orang lain yang dikemas dalam candaan. Meski terlihat sepele, tapi melontarkan kalimat “gitu aja baperan!” secara tak kasat mata bisa membunuh karakter orang yang menjadi candaan.

Atau ada juga yang merendahkan kekurangan orang lain dengan alibi menasehati, tak jarang pula hanya basa-basi yang menyinggung fisik dan personal. Mulai sekarang stop basa-basi gak penting, stop bertanya “kapan nikah? kok kamu gemukan?”, stop alih-alih menasehati jika tidak dipintai pendapatmu.

5. Membiasakan ucapan maaf, tolong dan terima kasih

Maaf Itu Semakin Sulit
Maaf Itu Semakin Sulit

Jika kamu diberikan pertolongan oleh orang lain, maka ucapkanlah ‘terima kasih’. Ketika kamu meminta pertolongan orang lain, katakanlah ‘tolong’. Lalu saat kamu melakukan kesalahan, mintalah maaf dan berani mengakui kesalahan. Terdengar memang seperti pelajaran di masa anak-anak, namun dewasa ini banyak sekali orang luput untuk mengatakan tiga kata ajaib tersebut.

“Banyak orang berilmu tapi tak beradab, lihatlah iblis mempunya banyak ilmu tetapi tidak beradab. Ilmu tanpa adab seperti apii tanpa kayu bakar, dan adab tanpa ilmu seperti jasad tanpa ruh” (Syaikh Abu Zakaria Yahya).

Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Mengapa Kamu Belum Kaya? Mungkin Kamu Belum “Mindful” Terhadap Uang

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *