Orlet – Kisah inspiratif dan sarat motivasi datang dari seorang pria disabilitas yang berhasil mendaki Gunung Prau bermodal tekad serta semangat pantang menyerah.
Pria yang akrab disapa Kang Hikmat tersebut diketahui berprofesi sebagai tenaga pendidik. Selain itu, ia aktif membuat konten di media sosial dalam akun Instagram @moh_hikmat.
Pada postingan terbarunya yang dikutip oleh Orlet, Kang Hikmat berbagi cerita serta pengalamanya serunya menaklukkan Gunung Prau. Ia adalah pendaki disabilitas pertama yang mendaki Gunung Prau.

Dengan penuh kerendahan hati, ia tuangkan perasaannya dalam caption singkat yang sangat menyentuh kalbu. Siapa pun yang membacanya, tentu akan merasakan betapa jiwa Kang Hikmat dipenuhi ketulusan dan keikhlasan dalam menjalani hidup.

“Tanpa dua kaki, saya naik Gunung Prau. Bukan buat nunjukin kuat, tapi buat buktiin: keterbatasan itu hanya di pikiran. Saya mungkin pendaki disabilitas tanpa dua kaki pertama di sana, tapi semoga bukan yang terakhir”.
Tak sendiri, Kang Hikmat dibantu oleh rekan-rekannya dalam membawa logistik keperluan camping. Ia memakai jasa Shelter Outdoor di Private Trip Prau kali ini. Beberapa fasilitas yang di dapatkan adalah tenda, flysheet matras, sleeping bag untuk beberapa orang, daypack, carrier, kursi, meja, perlengkapan masak, headlamp dan lampu-lampu.

Basecamp yang ia lewati adalah via Patak Banteng, naik jalur baru turun jalur lama. Salah satu barang penting yang Kang Hikmat bawa adalah papan skateboard.

“Yang punya dua kaki belum tentu nyampe. Saya bawa semangat dan satu papan. Alhamdulillah sampai puncak juga. Bukan mau sok kuat, tapi mau kasih tahu aja. Keterbatasab bukan alasan, cuma ujian. Toh ujung-ujungnya, semua orang juga harus nanjak versi hidupnya masing-masing,” ujar Kang Hikmat.
Apa yang dilakukan oleh Kang Hikmat, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang menuju puncak. Setiap perjuangan yang baik akan membuahkan hasil memuaskan. Maka, jangan pernah menyerah. Selalu jalin hubungan baik dengan orang-orang yang ditemui. Bisa jadi, beberapa dari mereka akam ringan tangan membantu saat kita kesulitan. Sebagaimana Kang Hikmat serta kawan-kawan yang bahu-membahu, saling tolong-menolong melewati perjalanan berat menuju puncak Gunung Prau.
“Terima kasih kalian semua. Puncak ini jadi saksi kalau perjalanan berat pun bisa terasa ringan, asal dijalanin bareng orang yang tepat,” pungkas Kang Hikmat.
https://www.instagram.com/reel/DMH5gQ8h-69/?igsh=eWhmNGV2bTBvMXM3