Menguak Sisi Gelap Ritual Epstein: Konspirasi Global, Pemujaan Iblis, dan Fitnah Dajjal

Menguak Sisi Gelap Ritual Epstein
Menguak Sisi Gelap Ritual Epstein

Dunia sempat diguncang oleh terbongkarnya skandal Jeffrey Epstein, seorang miliarder yang memiliki koneksi dengan tokoh-tokoh paling berpengaruh di planet ini.

Namun, di balik tirai kemewahan itu, tersimpan rahasia yang jauh lebih kelam dari sekadar kriminalitas biasa. Syekh Muhammad Alfuli membedah bagaimana skandal ini bukan hanya soal kejahatan seksual, melainkan bagian dari desain besar ritual akhir zaman.

1. Kedok “Victoria’s Secret” dan Perburuan Mangsa

Menguak Sisi Gelap Ritual Epstein
Menguak Sisi Gelap Ritual Epstein

Jeffrey Epstein memulai kariernya sebagai guru matematika biasa sebelum mendadak kaya raya. Salah satu kunci kekuasaannya adalah hubungannya dengan Leslie Wexner, pemilik Victoria’s Secret.

“Brand Victoria’s Secret ini menjadi dalih, menjadi cara untuk mencari mangsanya di antara perempuan yang masih di bawah umur…”

Epstein menjanjikan karier model kelas dunia untuk menjebak gadis-gadis muda, yang kemudian disalurkan kepada para elit politik dan pengusaha global.

2. Pulau Setan: Laboratorium Pemerasan Internasional

Di sebuah pulau pribadi yang dijuluki “Pulau Pedofilia”, Epstein membangun fasilitas yang dilengkapi kamera tersembunyi di setiap sudut, bahkan di toilet sekalipun. Syekh Alfuli mengungkapkan bahwa rekaman-rekaman ini diduga kuat mengalir ke intelijen Israel.

“Kenapa Epstein merekam? Untuk menyerahkan semua rekaman ini kepada Mossad di Israel supaya nanti Israel menggunakan rekaman dan foto-foto ini untuk memeras beberapa pengusaha dan politikus untuk mengambil kebijakan pro-Israel.”

Hal ini menjelaskan mengapa banyak tokoh dunia yang tiba-tiba mengubah haluan politik mereka secara drastis setelah berkunjung ke sana.

3. Ritual Berdarah dan Pemujaan Iblis

Lebih dari sekadar penyimpangan perilaku, apa yang terjadi di lingkaran Epstein disebut sebagai ritual ibadah kepada iblis. Syekh Alfuli memaparkan kengerian tentang adanya pengorbanan manusia dan praktik sihir tingkat tinggi.

“Ini bukan sekedar orang sadis yang suka menyiksa orang. Ini teman-teman, ritual ibadah iblis yang sangat terkenal.”

Bahkan, ia menyinggung bagaimana simbol-simbol suci seperti Al-Qur’an dilecehkan oleh kelompok ini bukan untuk dibaca, melainkan sebagai syarat pengorbanan dalam ritual sihir mereka demi mendapatkan kekuasaan absolut [00:13:03].

4. Kematian yang “Terlalu Kebetulan”

Kematian Epstein di dalam sel penjara pada tahun 2019 menyisakan tanda tanya besar. Syekh Alfuli menyoroti rentetan peristiwa aneh di malam kematiannya: CCTV yang tiba-tiba rusak, penjaga yang tertidur, hingga teman satu sel yang dipindahkan tepat sebelum kejadian.

“Kita semua percaya bahwa ini kebetulan? Pasti teman-teman percaya…” tulisnya dengan nada sarkasme , menyiratkan adanya kekuatan besar yang membungkam Epstein agar rahasia para elit tetap aman.

5. Benang Merah dengan Kedatangan Dajjal

Puncak dari analisis ini adalah keterkaitannya dengan eskatologi Islam. Kerusakan moral dan sistemik yang dibangun oleh lingkaran ini dianggap sebagai karpet merah bagi kedatangan Dajjal.

“Dajjal itu punya satu pembantu yang sangat besar namanya Iblis… Dan mereka itu yang di pulau-pulau Epstein, mereka adalah penyembah Iblis, murid-muridnya Iblis.”

Penutup: Benteng Ilmu di Zaman Fitnah

Syekh Alfuli menutup pembahasannya dengan peringatan keras bahwa fitnah Dajjal sudah mulai muncul dalam berbagai bentuk di depan mata kita. Satu-satunya cara untuk selamat adalah dengan memperkuat iman dan tidak berhenti menuntut ilmu.

“Hanya dengan ilmu kita bisa menjadi manusia yang insyaallah anti-fitnah Dajjal.”

Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Memaknai Perjalanan 30 Tahun, Febby Rastanty: Belajar untuk Hidup Lebih Bermanfaat!

Read More :  Taat Tapi Tetap Asik? Validasi Buat Gen-Z yang Takut Dibilang "Kaku" Pas Hijrah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *