Bagi kamu yang tinggal di daerah Kranggan, Cimanggis, Cibubur dan sekitarnya. Pasti kamu sangat bingung untuk menikmati santap sore, kerena kini kawasan tersebut sangat menjamur berbagai jenis makanan yang enak dan nikmat. Tapi kini kamu tak perlu bingung, karena ada Vilo Lakeside Depok yang siap kamu kunjungi loh.
Daftar Isi
- 1 Perjalanan Singkat Menuju Vilo Lakeside Depok, Nuansa Eropa di Tepi Danau Depok
- 2 Vilo Lakeside Depok : Berburu Damai di Tengah Pesta Cahaya Tepi Danau
- 3 Simfoni Rasa dan Cahaya di Tepi Danau Menjadi Kenangan yang Tak Terlupakan di Vilo Lakeside Depok.
- 4 Suasana Vilo Lakeside Depok dan Harga Makanan dan Minuman
Perjalanan Singkat Menuju Vilo Lakeside Depok, Nuansa Eropa di Tepi Danau Depok

Sore hari itu, mesin motor sudah kami sudah melewati Plaza Cibubur. Langit Jakarta yang mulai merona oranye memberikan isyarat waktu yang sempurna untuk mencari ketenangan di tepi air. Tujuan kita jelas: Vilo Lakeside Cimanggis, sebuah janji akan gelato dingin dan pemandangan danau yang menenangkan.
Jaraknya hanya sekitar 8,6 kilometer, perjalanan yang diperkirakan hanya memakan waktu 12 menit. Ini adalah escape singkat yang paling efisien. Begitu tuas gas ditarik, motor melaju mulus membelah Jalan Alternatif Cibubur. Selama beberapa menit pertama, hiruk pikuk khas jalanan besar menemani. Deretan ruko, pusat perbelanjaan, dan kendaraan lain melintas cepat, namun fokus kita tetap lurus ke depan, mengejar ketenangan di perbatasan Depok.
Jalanan utama ini tak lama kemudian membawa kita mendekati area Cimanggis. Di titik ini, suasana mulai terasa berbeda. Begitu kita meninggalkan keramaian jalan arteri dan berbelok masuk ke area perumahan Cimanggis Golf Estate, motor seolah memasuki gerbang dimensi lain.
Udara yang tadinya panas karena aspal kini perlahan berganti lebih sejuk. Rindangnya pepohonan di sisi Jalan Cimanggis Boulevard mulai mendominasi pandangan. Perasaan terburu-buru menghilang, digantikan oleh antisipasi. Setiap putaran roda terasa semakin santai, seolah motor pun mengerti bahwa kita sedang menuju tempat healing.
Lalu, kita tiba. Di ujung jalan yang asri itu, terhampar pemandangan yang seketika membuat kita lupa bahwa kita masih berada di Depok: sebuah bangunan kafe bergaya klasik, dengan rumput hijau terhampar luas, langsung menghadap ke birunya air Situ Patinggi.
Matikan mesin motor. Lepaskan helm. Suara bising jalanan sirna, digantikan oleh suara desir angin yang menerpa danau. Vilo Lakeside menyambut, lengkap dengan nuansa ala pedesaan Eropa dan pemandangan danau yang damai. Perjalanan 12 menit itu telah selesai. Kini, waktunya menikmati reward terbaik dari perjalanan singkat ini: santap sore yang nikmat di tepi danau.
Vilo Lakeside Depok : Berburu Damai di Tengah Pesta Cahaya Tepi Danau

Lambaian gerbang Vilo Lakeside Cimanggis bukanlah sekadar batas, melainkan sebuah portal. Segera setelah melangkah masuk, kami disambut oleh pesta keindahan yang memukau sekaligus menyesakkan. Aroma manis dari mawar merah dan putih yang bermekaran bersanding mesra dengan semburat cahaya temberam dari lampu-lampu gantung yang mulai menyala. Pemandangan itu menciptakan ilusi layaknya negeri dongeng—sebuah panggung aesthetic yang sempurna.
Namun, di tengah kemagisan itu, terselip realitas: Vilo sedang ramai. Suara tawa, bisikan kagum, dan denting kamera seolah menjadi soundtrack wajib. Kami menyaksikan lautan pengunjung bergerak dinamis, semua sibuk mengabadikan momen.
Ada pasangan yang tampak mesra berpose di spot terbaik, ada pula TikToker yang serius dengan monolog live mereka, mencari perhatian followers. Bahkan, beberapa fotografer terlihat berseliweran membawa lensa besar, menambah hiruk pikuk perburuan angle terbaik.
Keindahan ini datang dengan “harga”: Kami sulit bergerak, dan tempat duduk terasa seperti harta karun langka. Kami memindai setiap sudut. Bangunan Utama penuh, Bangunan Biru sudah disegel oleh rombongan lain. Keringat tipis mulai membasahi dahi, bukan karena panas, tapi karena ketegangan mencari oasis di tengah keramaian ini.
Pandangan kami akhirnya tertuju pada satu harapan: Bangunan Hijau. Dengan langkah cepat namun hati-hati, kami menuju pintu kaca itu. Saat pintu didorong terbuka, udara sejuk AC menyergap, seolah mencuci semua kepenatan dan kebisingan dari luar.
Ah, Bangunan Hijau ini adalah sebuah anugerah. Di dalamnya, kami menemukan beberapa tempat duduk yang tersisa. Kami segera mengambil tempat, menghempaskan diri di kursi. Dari balik kaca, kami bisa melihat kemeriahan di luar—keramaian yang kini terasa seperti tontonan indah, bukan lagi penghalang. Kami akhirnya mendapatkan sudut pandang terbaik: tempat yang tenang, ber-AC, namun tetap terhubung dengan nuansa magis Vilo Lakeside.
Misi menemukan tempat aman di tengah badai keindahan ini telah berhasil. Kini, waktunya menikmati santap sore yang sesungguhnya.
Simfoni Rasa dan Cahaya di Tepi Danau Menjadi Kenangan yang Tak Terlupakan di Vilo Lakeside Depok.

Kami duduk di Bangunan Hijau, perlindungan ber-AC kami. Udara sejuk itu terasa mewah, kontras dengan suasana riuh yang kami tinggalkan di luar. Setelah ketenangan datang, saatnya memanjakan lidah.
Satu per satu, pesanan kami tiba, membawa aroma yang menggugah selera. Di atas meja tersaji Spaghetti Carbonara yang kaya dan creamy, berpadu dengan taburan keju parmesan yang melimpah. Di sebelahnya, ada dua pahlawan utama dari menu nasi: Golden Butter Chicken Rice yang gurih dengan saus mentega keemasan, serta Ayam Saus Mentega yang renyah dan beraroma harum.
Kami menyantap semuanya dengan lahap. Rasa yang ditawarkan Vilo bukan hanya sekadar enak; ia terasa memuaskan—seperti hadiah yang pantas didapatkan setelah melalui keramaian di pintu masuk. Kelezatan setiap suapan itu disempurnakan oleh kehangatan Ginger Tea yang perlahan menghangatkan tenggorokan.
Namun, yang membuat santap sore ini tak terlupakan bukanlah hanya makanan di piring, melainkan kanvas yang terhampar di luar jendela.
Sambil menikmati suapan Golden Butter Chicken, mata kami dimanjakan oleh Danau Situ Patinggi yang terhampar tenang. Airnya memantulkan semburat senja. Begitu malam mulai menyentuh, keajaiban visual pun dimulai. Lampu-lampu kecil mulai berkelip, menggantung di ranting-ranting pohon seperti gugusan bintang yang turun ke bumi.
Suasana tenang dan sejuk yang menjadi janji Vilo benar-benar ditepati di momen ini.
Kami benar-benar menyantap kelezatan itu dengan nikmat yang tak terhingga, diselingi jeda untuk sekadar menarik napas, menikmati kesejukan, dan memandang lampu-lampu yang bergantungan.
Sebagai penutup manis, kami menikmati Gelato Stracciatella yang dingin dan crunchy. Rasa manis susu bercampur dark chocolate itu menjadi perpisahan sempurna dengan suasana sore yang luar biasa.
Perut kenyang, hati tenang, dan mata terpuaskan. Vilo Lakeside bukan hanya soal view, tapi tentang perpaduan sempurna antara kelezatan, ketenangan, dan cahaya temberam di tepi danau. Ini adalah definisi sempurna dari santap sore yang mengesankan.
Suasana Vilo Lakeside Depok dan Harga Makanan dan Minuman
Video ini menyuguhkan suasana campuran antara ketenangan alam dan kemeriahan destinasi kuliner modern. Vilo Lakeside ditampilkan sebagai tempat yang sempurna untuk escape singkat, di mana keindahan alam (danau dan pohon) diperkuat oleh sentuhan arsitektur dan tata cahaya yang membuatnya terasa seperti liburan singkat ke luar kota.
Berikut ini harga makanan dan minuman yang kami pesan.
- Spaghetti Carbonara Rp. 75.000
- Golden Butter Chicken Rice Rp. 55.000
- Strawberry Fee Rp. 27.000
- Mineral water Rp. 15.000
- Ginger Tea Rp. 30.000
- Stracciatella Rp. 35.000
- PB1 10% Rp. 23.700
Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Menikmati Sore Hari di Senja Kopi Cibubur, Camilannya Enak dengan Sunset yang Menawan
Responses (2)