Orlet – Jennifer Coppen membagikan potret prewedding bareng tunangannya yang juga seorang pesepak bola profesional, Justin Quincy Hubner. Keduanya tampil memukau dalam balutan busana pengantin adat Jawa.

Justin memakai beskap hitam dengan kain batik di bagian bawah, dilengkapi blangkon di kepala serta aksesoris serta bros, memberi kesan gagah dan klasik.

Jennifer mengenakan kebaya hitam dengan detail bordir halus, dipadukan dengan kain batik. Rambutnya ditata dengan sanggul tradisional yang dihiasi rangkaian bunga melati menjuntai, serta aksesoris keemasan yang memperkuat kesan anggun dan tradisional.

Pasangan ini berpose saling memeluk, memberi kesan keintiman, kekompakan serta kemantapan sebagai pasangan.

Foto-foto prewedding mereka menampilkan suasana yang sangat elegan dan berkelas, dengan nuansa hangat dan sedikit dramatis.

Keduanya menunjukkan ekspresi serius dan percaya diri, tanpa senyum, yang justru menambah kesan elegan dan berwibawa.

Secara keseluruhan, konsep yang mereka pilih memadukan gaya tradisional dengan sentuhan modern menciptakan kesan mewah, intim dan penuh karakter.

Sepenggal kalimat yang ditulis Jennifer maupun Justin dalam unggahan di akun media sosial masing-masing, mengisyaratkan sebuah harapan besar dari pernikahan yang akan segera mereka jalani menuju lembaran baru, menjadi keluarga seutuhnya untuk selama-lamanya.
“Dua hati, satu perjalanan. Dalam balutan tradisi, kami memulai kisah abadi,” ungkap Jennifer Coppen.
“Diiringi tradisi dan restu, kami memulai perjalanan menuju selamanya,” tutur Justin Hubner.
Selangkah lebih dekat sah menjadi sepasang suami istri berdampingan di pelaminan, Justin dan Jennifer banjir dukungan penggemar.
Sosok Justin atau yang akrab disapa Jusa, bukan hanya memenuhi hati Jennifer dengan cinta, kasih sayang, tanggung jawab, tapi juga hadir menemani tumbuh kembang Kamari Sky Wassink, putri pertama Jennifer dari pernikahan pertamanya dengan mendiang Yitta Dali Wassink.
Hubungan ini membuat publik terharu mengingat Kamari, di usianya yang kala itu belum genap setahun, telah kehilangan ayah kandung untuk selamanya akibat kecelakaan. Mereka berharap Jusa jadi sosok ayah sambung terbaik bagi Kamari serta suami terbaik bagi Jennifer Coppen.