“Jika itu ada dalam dirimu, yuk ubah dan perbaiki”
Setiap orang mempunyai kekuatan mental sendiri-sendiri. Ada yang tahan banting, ada pula yang mudah rapuh. Karena itu, bisa memahami kondisi mental seseorang akan sangat baik untuk menjaga hubungan. Supaya kamu tahu agar tidak terlewat batas hingga membuat seseorang terpuruk.
Begitupun dengan mengenali kondisi mental sendiri, akan lebih mudah mengkondisikan dan mengevaluasi diri untuk tidak sampai terpuruk dan menyerah.
Karena itu, yuk kenali tanda orang yang bermental lemah atau mudah rapuh. Jika ternyata tanda itu ada pada dirimu, yuk ubah agar bisa jadi lebih baik.
Daftar Isi
- 1 1. Sulit Menerima Kritikan Apalagi Yang Pedas
- 2 2. Mudah Stress dan Burn Out Meski Pada Hal Yang Disukai
- 3 3. Sering Merasa Cemas dan Overthinking Berlebihan
- 4 4. Mengalami Mood Swing Yang Tidak Terkontrol
- 5 5. Sering Kehilangan Fokus dan Konsentrasi
- 6 6. Merasa Tidak Punya Masa Depan
- 7 7. Merasa Sendiri dan Tidak Ada Yang Mengerti Dirinya
1. Sulit Menerima Kritikan Apalagi Yang Pedas

Hal pertama yang menjadi tanda jika mentalmu mudah rapuh adalah ketika kamu mudah menangis atau merasa tersakiti saat menerima kritikan dari seseorang. Apalagi jika kritikan itu kasar, pedas, hingga cenderung pada hinaan.
Meski apa yang disampaikan mereka mungkin ada benarnya. Kamu tetap merasa down dengan kritikan tersebut. Padahal jika mau mengambil hikmahnya, kritikan itu bisa menjadi salah satu motivasi hidup yang berharga.
2. Mudah Stress dan Burn Out Meski Pada Hal Yang Disukai
Orang yang mudah menyerah, biasanya tidak bisa mengelola emosi dan rasa stress yang dia alami. Apalagi ketika setiap hari mendapatkan tekanan yang membuat semangat hidup kian memudar.
Karena itulah, dia mudah stress, meski saat melakukan hal yang dia sukai. Dia akan suka mengeluh pada hidup, hobi atau pekerjaannya.
Jadi, untuk bisa mengatasi hal tersebut, coba tingkatkan rasa syukur dan lebih mencintai apa yang sedang dikerjakan. Meski ada stress dan tekanan, namun melihatnya dari sisi positif akan mampu memotivasi diri.
3. Sering Merasa Cemas dan Overthinking Berlebihan
Tanda selanjutnya orang yang bermental rapuh adalah mudah merasa cemas dan overthinking berlebihan. Dia bahkan sangat memikirkan atau mempermasalahkan hal yang dianggap sepele oleh kebanyakan orang.
Hal ini bisa terjadi karena kemampuannya memilah masalah kurang baik. Sehingga mengalami stress pada banyak hal hingga menyebabkan kecemasan mental.
Nah, coba tingkatkan kepasrahan dan ketawakkalan dalam hidup. Coba untuk lebih fokus dan sibuk melakukan hal terbaik daripada terus mencemaskan banyak hal. Tingkatkan keyakinan bahwa selama kamu sudah berusaha sebaik mungkin, hidup akan berjalan baik-baik saja.
4. Mengalami Mood Swing Yang Tidak Terkontrol

Mood swing yang tidak terkontrol akan menganggu kehidupan maupun hubungan dengan seseorang. Nah, orang yang bermental rapuh karena rasa stress dan kecemasannya, juga mengalami mood swing yang tidak terkontrol.
Dalam satu hari, mereka bisa merasa sangat senang, tetapi tiba-tiba berubah menjadi marah, sedih, atau frustrasi tanpa alasan yang jelas.
Untuk itu, perlu kesadaran diri dalam hal ini. Khususya menyadari jika mood swing hanya akan membuat diri sendiri lelah secara mental bahkan pekerjaan dan kehidupan bisa berantakan.
5. Sering Kehilangan Fokus dan Konsentrasi
Karena banyak pikiran, mudah khawatir dan mood yang berubah-ubah. Tentu membuat orang yang bermental rapuh juga sulit untuk konsentrasi dan fokus.
Padahal konsentrasi sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil terbaik dari suatu pekerjaan.
Untuk itu, mencoba untuk memiliki ketenangan hati dan pikiran sangat diperlukan. Supaya kamu bisa fokus dengan apa yang sedang dikerjakan, alih-alih disibukkan dengan overthinking yang berlebihan.
6. Merasa Tidak Punya Masa Depan
Orang yang mentalnya gampang capek sering kali merasa bahwa apa yang mereka lakukan tidak berarti. Mereka mungkin merasa seperti berjalan tanpa arah yang jelas, tidak tahu tujuan hidup, atau bahkan merasa tidak ada harapan untuk masa depan.
Padahal semua itu karena tekanan dan pikiran stress yang dialaminya. Selain itu, karena terjebak dalam rutinitas yang monoton, dia kehilangan harapan atau gairah hidup.
7. Merasa Sendiri dan Tidak Ada Yang Mengerti Dirinya
Seseorang yang bermental rapuh justru takut untuk bersosialiasi. Sebab merasa bahwa dirinya tidak akan menemukan kenyamanan saat bersama orang lain.
Ditambah lagi, perasaan kuat bahwa tidak akan ada yang mau mengerti dirinya, hingga merasa terisolasi.
Ada banyak alasan kenapa mental seseorang mudah rapuh. Bisa karena memiliki trauma masa lalu, trust issue, tidak bisa menangani kegagalan yang terus menerus, tidak memiliki dukungan emosional dan sosial dan ekpektasi yang sering tidak realistis.
Nah, untuk mengatasi hal tersebut, yuk mulai rubah gaya hidup dan sosial. Terapkan hidup sehat dan seimbang, sering relaksasi diri dan cobalah membuka diri pada lingkungan positif untuk mendapatkan support system yang positif.