Awalnya, banyak penggemar menyambut positif kolaborasi antara dua penampil berbakat ini. Namun, situasi dengan cepat memanas ketika sebuah postingan dari seorang ARMY (penggemar BTS) yang mengkritik penampilan San menjadi viral. Kritik tersebut memicu reaksi keras dari ATINY (penggemar ATEEZ), mengubah tarian sederhana ini menjadi perseteruan besar di media sosial antara kedua fandom raksasa K-Pop tersebut.
Insiden ini menyoroti bagaimana interaksi antar idola yang seharusnya positif dapat dengan cepat berubah menjadi konflik di tengah sensitivitas dan loyalitas fandom.
Perang Fandom TikTok J-Hope & San: Kritik Performa Vs. Bela Etika Panggung

Pertikaian antara penggemar BTS (ARMY) dan ATEEZ (ATINY) terkait kolaborasi J-Hope dan San dalam tantangan TikTok “Lemon Drop” semakin memanas. Beberapa unggahan viral menuduh San ATEEZ kurang bersemangat dan bahkan kalah bersinar dalam koreografinya sendiri saat menari bersama J-Hope.
Komentar-komentar dari ARMY menyoroti keluwesan, ketepatan, dan kegembiraan J-Hope, dengan beberapa di antaranya menyiratkan bahwa San tidak dapat mengimbangi performa sang member BTS, meskipun itu adalah lagu dan koreografi asli grupnya.
Namun, ATINY memberikan perlawanan sengit. Mereka membela pilihan San untuk tampil, menjelaskan bahwa ia sering kali sengaja menurunkan energinya dalam tantangan TikTok serupa agar bintang tamu – dalam kasus ini, J-Hope – dapat bersinar dan menjadi sorotan utama. Penggemar ATEEZ juga menegaskan reputasi San yang konsisten sebagai salah satu penampil terbaik di kancah K-Pop, menepis tuduhan bahwa ia kurang maksimal.
Perdebatan ini menyoroti perbedaan persepsi dan interpretasi di antara fandom, di mana sebuah kolaborasi sederhana berubah menjadi isu besar mengenai etika panggung dan kualitas penampilan.
Namun, ARMY tidak terima. Banyak yang bersikeras bahwa meskipun San tampil habis-habisan, J-Hope — yang dikenal karena latihannya selama bertahun-tahun, tekniknya yang hebat, dan bakat alaminya — akan tetap menonjol.
Perdebatan tersebut telah membanjiri media sosial — terutama X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter) — dengan postingan viral dari masing-masing pihak yang menarik banyak perhatian serta ribuan like dan retweet.
Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Jungkook & DJ Snake Kolab Lagi untuk Album Solo Kedua? Rumor Panas Mencuat!
Response (1)