Kualitas sperma yang buruk, termasuk jumlah sperma rendah, motilitas yang buruk, bentuk sperma yang tidak normal, atau kombinasi dari faktor-faktor ini. Jumlah sperma rendah dan faktor-faktor kualitas sperma lainnya dapat menyebabkan infertilitas. Dokter Anda dapat menentukan penyebab dan kondisi spesifik yang Anda alami, lalu merekomendasikan perawatan yang tepat.
Berikut beberapa cara untuk meningkatkan jumlah dan kualitas sperma:
Daftar Isi
- 1 1. Berolahraga secara teratur
- 2 2. Tidur yang cukup
- 3 3. Bersantai dan hindari stres
- 4 4. Hindari alkohol, narkoba, dan tembakau
- 5 5. Waspadai Obat-obatan Tertentu
- 6 6. Batasi paparan polutan
- 7 7. Dapatkan cukup vitamin D dan C
- 8 9. Konsumsi banyak makanan kaya antioksidan
- 9 10. Batasi Makanan Kaya Estrogen
1. Berolahraga secara teratur

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2017 meneliti apakah olahraga teratur meningkatkan kualitas sperma pada pria obesitas. Program olahraga selama 16 minggu terbukti secara signifikan meningkatkan jumlah dan motilitas sperma.
Studi ini juga menemukan bahwa olahraga meningkatkan kadar testosteron pada pria. Testosteron adalah hormon seks yang penting untuk produksi sperma. Studi ini memberikan bukti bahwa olahraga teratur dapat meningkatkan jumlah sperma dan kesuburan.
2. Tidur yang cukup

Tidur malam yang nyenyak penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk kesuburan pria. Dalam sebuah studi yang meneliti bagaimana kurang tidur atau tidur larut malam dapat memengaruhi jumlah sperma, ditemukan bahwa pria yang tidur kurang dari 6 jam semalam memiliki kesehatan sperma yang lebih buruk dibandingkan dengan kelompok lain. Pria yang tidur larut malam, setelah pukul 22.00, juga memiliki kesehatan sperma yang lebih buruk.
Studi tersebut juga menemukan bahwa tidur dalam jangka waktu yang lama tidak meningkatkan kesehatan sperma. Bahkan tidur lebih dari 9 jam dapat menimbulkan efek samping.
3. Bersantai dan hindari stres
Stres dapat berdampak negatif pada kualitas hidup Anda dan menyebabkan masalah kesehatan fisik dan mental. Salah satunya adalah penurunan jumlah sperma.
Sebuah studi yang mengamati hampir 200 pria selama tiga tahun menemukan bahwa mereka yang mengalami banyak stres dalam hidup mereka memiliki kualitas sperma yang lebih rendah.
Meskipun mustahil untuk menghilangkan stres sepenuhnya, menguranginya dapat berdampak positif pada kesuburan dan kesehatan secara keseluruhan.
4. Hindari alkohol, narkoba, dan tembakau
Alkohol, narkoba, dan tembakau diketahui dapat menyebabkan banyak masalah kesehatan. Sebuah studi menunjukkan dampak negatifnya terhadap kesuburan pria dan kesehatan sperma.
5. Waspadai Obat-obatan Tertentu
Beberapa obat resep dapat memengaruhi jumlah sperma. Penting untuk mendiskusikan keputusan Anda untuk berhenti mengonsumsi obat tersebut dengan dokter.
Berikut adalah daftar beberapa obat yang dapat memengaruhi kesehatan sperma:
- Antidepresan
- Antikonvulsan
- Beberapa antibiotik
- Kemoterapi
- Steroid
6. Batasi paparan polutan
Paparan polutan, terutama polusi udara, dapat memengaruhi tubuh dalam berbagai cara. Sebuah studi retrospektif tahun 2019 menemukan bahwa pria yang tinggal di kawasan industri memiliki jumlah sperma yang lebih rendah, yang menunjukkan bahwa polusi udara dapat berdampak negatif pada kesehatan reproduksi pria.
7. Dapatkan cukup vitamin D dan C

Vitamin D terdapat dalam beberapa makanan dan diproduksi saat tubuh terpapar sinar matahari. Sebuah tinjauan tahun 2019 menemukan bahwa vitamin D dapat memengaruhi motilitas sperma dan kesuburan pria, tetapi penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperjelas perannya.
Vitamin C adalah antioksidan yang membantu melindungi sperma dari kerusakan akibat radikal bebas. Mengonsumsi vitamin C atau mengonsumsi suplemen vitamin C dapat membantu meningkatkan jumlah sperma.
9. Konsumsi banyak makanan kaya antioksidan
Antioksidan mengurangi kerusakan sel akibat radikal bebas. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan juga dapat mengurangi risiko penyakit tertentu. Makanan kaya antioksidan, seperti buah dan sayur, dapat bermanfaat bagi kesehatan sperma.
10. Batasi Makanan Kaya Estrogen
Kedelai merupakan makanan yang mengandung kadar estrogen nabati (fitoestrogen) yang tinggi. Pria sebaiknya menghindari konsumsi kedelai terlalu banyak untuk mencegah perubahan kesehatan sperma.
Tidak ada makanan yang lebih unggul dalam meningkatkan jumlah sperma. Penelitian telah menemukan bahwa pola makan yang sehat dan seimbang adalah yang terbaik untuk kesehatan secara keseluruhan dan kesehatan reproduksi. Buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan telah terbukti meningkatkan kualitas dan motilitas sperma.
Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti Tidur Nyenyak Bukan Sekadar Capek: Ini Rahasia Down Regulate Tubuh Agar Mood Konsisten Bahagia
Response (1)