Para ahli menyarankan untuk tidak menunggu sampai Anda haus untuk minum air, karena saat Anda merasa haus, tubuh Anda sudah mulai kehilangan air.
Daftar Isi
Cara mengetahui apakah tubuh Anda mengalami dehidrasi

Air sangat penting untuk hampir semua fungsi tubuh. Minum air yang cukup membantu mengatur suhu tubuh, mengangkut nutrisi, menjaga sendi tetap terlumasi, membantu pencernaan, melindungi jaringan halus, dan membuang limbah.
Ketika tubuh Anda mengalami dehidrasi, ia tidak memiliki cukup air untuk berfungsi dengan baik. Dehidrasi terutama disebabkan oleh keringat berlebih, yang sering terjadi saat berolahraga di cuaca panas. Penyebab lainnya meliputi demam, muntah, diare, dan sering buang air kecil.
Orang yang tidak minum cukup air juga bisa mengalami dehidrasi. Terkadang, dehidrasi hanya disebabkan oleh kurangnya asupan air atau karena sakit perut, penyakit, mual, atau sakit tenggorokan.
Gejala umum dehidrasi meliputi: rasa haus dan mulut kering, pusing, kram otot dan lemas, mual dan muntah; tidak lagi berkeringat, mengeluarkan air mata, atau buang air kecil, mata cekung…
Para ahli menyarankan untuk tidak menunggu sampai haus untuk minum air karena saat Anda merasa haus, tubuh Anda sudah mulai kehilangan cairan.
5 saat tubuh membutuhkan air, harus segera diisi ulang

Minum air setelah bangun tidur – baik untuk pencernaan
Minum segelas air hangat di pagi hari adalah cara sederhana untuk memulai hari baru yang penuh energi setelah tidur panjang tanpa air.
Setelah tubuh mendapatkan kembali cairan yang hilang, tubuh akan lebih waspada, terhindar dari rasa lesu dan lelah, serta meningkatkan metabolisme, yang mendukung sistem pencernaan.
Minum segelas air putih tepat sebelum makan merupakan strategi penurunan berat badan yang ampuh. Tidak hanya meningkatkan rasa kenyang, tetapi juga mengurangi jumlah makanan yang Anda konsumsi saat makan.
Sebuah studi terhadap 24 lansia menemukan bahwa minum 500 ml air putih 30 menit sebelum makan mengurangi asupan kalori sebesar 13%. Studi lain terhadap 50 orang menemukan bahwa minum 300-500 ml air putih sebelum makan siang mengurangi rasa lapar dan asupan kalori pada orang dewasa.
Minum air sebelum dan sesudah berolahraga – membantu memulihkan kesehatan
Rehidrasi sebelum dan sesudah berolahraga sangat penting karena selama berolahraga, Anda akan kehilangan air dan elektrolit melalui keringat.
Ketika tubuh terhidrasi sepenuhnya, hal ini akan membantu mengatur suhu tubuh, mengurangi kram, menurunkan berat badan, dan memulihkan kesehatan lebih cepat.
Minum air saat lelah – isi ulang energi
Air menyumbang sekitar 70% dari berat badan, dan air memainkan peran yang sangat penting dalam membantu tubuh memurnikan dan membuang limbah. Oleh karena itu, ketika Anda merasa lelah dan kekurangan energi, Anda harus minum segelas air untuk segera menenangkan diri.
Sebelum tidur – membantu sirkulasi darah
Minum air hangat sebelum tidur akan membantu meningkatkan suasana hati, mengurangi stres dan kelelahan yang membuat Anda sulit tidur atau tidur nyenyak. Selain itu, air hangat juga membantu sirkulasi darah lebih baik, membuang limbah, mengurangi penumpukan racun dalam tubuh, dan mengontrol suhu tubuh dengan lebih baik.
Namun, Anda sebaiknya minum hanya satu atau dua teguk saja, jangan terlalu banyak agar tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi di malam hari, yang dapat mengganggu tidur Anda.
Berapa banyak air yang cukup untuk diminum setiap hari?
Menurut para ahli, tidak ada standar khusus mengenai berapa banyak air yang harus ditambahkan setiap hari. Sebaliknya, asupan air harus disesuaikan dengan kondisi kesehatan setiap orang.
Biasanya, kebanyakan orang sehat perlu menambahkan sekitar 6 hingga 8 gelas air (setara dengan sekitar 1,5-2 liter) per hari. Untuk pria atau orang yang aktif secara fisik secara teratur, jumlahnya mungkin lebih tinggi, kelompok ini biasanya perlu menambahkan sekitar 2,7-3,7 liter air per hari.
Selain itu, orang dengan kondisi medis tertentu seperti penyakit tiroid, ginjal, hati, atau masalah jantung akan menyebabkan tubuh menyerap lebih banyak air. Selain itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), obat pereda nyeri opioid, atau beberapa antidepresan, tubuh juga akan menahan lebih banyak air.
Catatan: Minumlah perlahan, dalam tegukan kecil, tidak lebih dari 150-200 ml setiap kali minum. Hindari minum terlalu banyak air sekaligus, karena akan menyebabkan air diserap dengan cepat, mengencerkan darah, dan meningkatkan ekskresi air oleh tubuh, yang menyebabkan hilangnya beberapa mineral penting.
Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti 10 Cara Meningkatkan Jumlah Sperma, Pria Wajib Tahu
Response (1)