Olret.id – Memasukkan jeruk bali ke dalam diet harian Anda dapat membantu melancarkan pencernaan, mengelola berat badan, dan meningkatkan kesehatan jantung, sekaligus menawarkan pilihan yang menyegarkan dan lezat untuk makan sehat.
Jeruk bali mengandung banyak nutrisi penting, sehingga menjadikannya tambahan yang berharga untuk diet apa pun. Menurut platform berita kesehatan WebMD, jeruk bali yang sudah dikupas, yang biasanya berbobot sekitar 21 ons (610 gram), menyediakan 231 kalori, 5 gram protein, 59 gram karbohidrat, dan 6 gram serat.
Dalam hal vitamin dan mineral, jeruk bali menawarkan 12,6% dari nilai harian (DV) untuk riboflavin, 17,3% dari DV untuk tiamin, 412% dari DV untuk vitamin C, 32% dari DV untuk tembaga, dan 28% dari DV untuk kalium.
Dengan profil nutrisinya, menambahkan jeruk bali ke dalam diet Anda dapat menawarkan empat manfaat kesehatan utama berikut:
Daftar Isi
1. Membantu pencernaan

Serat dalam jeruk bali berperan penting dalam kesehatan pencernaan dengan membantu memindahkan makanan melalui sistem pencernaan dan mencegah sembelit. Selain itu, serat berperan sebagai sumber makanan bagi bakteri usus yang sehat, sehingga membantu pencernaan yang seimbang.
2. Mendukung manajemen berat badan
Jeruk bali rendah kalori tetapi tinggi serat dan protein, menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi mereka yang ingin mengendalikan berat badan. Kandungan seratnya membantu Anda merasa kenyang lebih lama, mengurangi keinginan makan, dan membantu mengekang makan berlebihan.
Sementara itu, profil kalorinya yang rendah memungkinkan Anda menikmati porsi makanan yang lebih besar tanpa menambah asupan kalori.
3. Melawan radikal bebas
Radikal bebas—senyawa tidak stabil yang ditemukan di lingkungan dan makanan—dapat terakumulasi dalam tubuh dan menyebabkan kerusakan sel, sehingga meningkatkan risiko penyakit kronis seperti kanker, menurut Healthline.
Jeruk bali, yang kaya akan vitamin C dan antioksidan lain seperti naringenin dan naringin, membantu menetralkan radikal bebas dan mengurangi stres oksidatif. Jeruk bali juga mengandung likopen, antioksidan antiperadangan yang kuat, yang juga dikaitkan dengan pencegahan kanker dan peningkatan kesehatan secara umum.
4. Meningkatkan kesehatan jantung
Pomelo dapat memberikan manfaat kesehatan jantung yang signifikan dengan membantu mengurangi kadar kolesterol dan trigliserida. Sebuah penelitian yang dilakukan dengan ekstrak pomelo pada tikus menunjukkan penurunan hingga 21% trigliserida dan 41% kolesterol LDL (“jahat”).
Penelitian lain menunjukkan pomelo dapat membantu mencegah penyerapan lemak berbahaya selama proses pencernaan, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikan efek ini pada manusia.
Meskipun pomelo memberikan banyak manfaat kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diingat. Jika Anda sedang mengonsumsi obat statin untuk kolesterol tinggi, pomelo mengandung senyawa yang disebut furanocoumarin, yang dapat mengganggu cara tubuh Anda memproses obat-obatan ini. Selalu konsultasikan dengan penyedia layanan kesehatan Anda sebelum menambahkan pomelo ke dalam makanan Anda jika Anda mengonsumsi statin.
Selain itu, berhati-hatilah saat mengonsumsi camilan pomelo kering, karena camilan ini mungkin mengandung gula tambahan dan memiliki jumlah kalori yang lebih tinggi daripada buah pomelo segar. Selalu periksa label untuk memastikan Anda membuat pilihan yang sehat.
Kamu juga bisa membaca artikel menarik kami lainnya seperti 5 Sayuran yang Membantu Membakar Lemak Perut Jika Dikonsumsi Setiap Hari
Response (1)