Pengalaman Healing Tanpa Bising di Lembah Daun Riverside Bogor

Suasana Malam di Lembah Daun Riverside Bogor
Suasana Malam di Lembah Daun Riverside Bogor

“Libur sekolah tiba! Bukannya duduk manis di kursi belakang mobil, kami justru memilih untuk ‘menyatu dengan aspal’ menuju Lembah Daun Riverside. Jarak tempuhnya? Cukup untuk membuat pinggang minta ampun! Tapi, perjalanan motoran ini justru membawa perspektif baru yang tak terduga. Penasaran bagaimana serunya kisah kami menerjang jalur Bogor?

Perjalanan Dari Kranggan Menuju Lembah Daun Riverside Bogor.

Pintu gerbang Lembah Daun Riverside Bogor
Pintu gerbang Lembah Daun Riverside Bogor

Perjalanan dimulai dengan bismillah dari Kranggan. Roda motor kami melaju membelah jalanan, menyinggahi sejuknya Vilo Lakeside Depok, lalu menyusuri rute Tapos hingga bertemu hiruk pikuk Cibinong Mall. Tantangan sesungguhnya dimulai saat kami bergelut dengan drama kemacetan khas Jalan Raya Bogor.

Namun, semua penat terbayar saat kami memasuki wilayah Ciampea; pemandangan berubah drastis menjadi deretan perkampungan yang asri dan menenangkan. Tepat pukul 11.30, kami memutuskan menepi untuk mengisi energi dengan masakan Padang dan menunaikan salat Jumat.

Setelah raga kembali segar, perjalanan berlanjut. Mendekati lokasi, kami disambut ‘bonus’ luar biasa: hamparan sawah hijau dengan jalanan menanjak yang membentuk terasering mini. Udara dingin mulai merangkul, dan saat sebuah pohon cengkeh tua menyapa di pinggir jalan, gerbang Lembah Daun Riverside Bogor pun berdiri gagah menyambut kami.

Sayangnya, aspal mulus harus berganti menjadi jalan kerikil yang menantang di titik terakhir. Sebuah harapan kecil terselip, semoga kelak akses ini dipoles beton agar keindahan tersembunyi ini makin mudah dijangkau.

Suasana Lembah Daun Riverside Bogor : Aliran Sungai, Kolam Renang sampai Dengan Keindahan Hamparan Pegunungan.

Suasana Lembah Daun Riverside Bogor
Suasana Lembah Daun Riverside Bogor

Begitu mesin motor dimatikan, kami langsung menuju resepsionis untuk menyelesaikan administrasi. Udara sejuk Lembah Daun seketika menyergap, seolah mencuci semua penat perjalanan. Langkah kami membawa kami menuruni anak tangga, melewati gerbang unik berbentuk topi sawah khas Sunda yang ikonik.

Read More :  Menikmati Telaga Menjer yang Tenang Sambil Ngopi di Cabin Cafe In The Wood

Setelah menyeberangi jembatan sungai yang jernih, sampailah kami di ‘rumah’ sementara kami: Muncang 3. Di dalamnya, dua kasur empuk dengan empat bantal dan selimut hangat sudah menanti. Di beranda tenda, meja-kursi serta alat masak lengkap sudah siap digunakan.

Sambil menunggu sore, kami memilih bersantai sejenak, memasak sosis dan mie instan, sambil menyesap pemandangan pegunungan hijau dan deretan tenda yang tertata rapi. Inilah definisi ketenangan yang sebenarnya.

Dari Bermain di Ayunan, Gemercik Air Sungai Hingga Berenang di Kolam Renang Alami.

Kolam renang Lembah Daun Riverside Bogor
Kolam renang Lembah Daun Riverside Bogor

Istirahat pun dirasa cukup, karena Khalisa sudah tidak sabar untuk mengeksplorasi setiap sudut Lembah Daun. Mulai dari mencoba ayunan yang tersebar di berbagai sudut hingga bersantai di hammock jaring, tawanya pecah di mana-mana. Petualangan berlanjut ke area kolam. Sayangnya, kolam pertama di dekat tenda kami ternyata cukup dalam untuk ukuran anak kecil.

Tak patah semangat, kami beralih ke kolam kedua di sudut lain. Airnya luar biasa jernih dan segar—murni tanpa kaporit! Berbeda dengan kolam pertama yang agak berlumut, di sini dasarnya lebih bersih sehingga Khalisa sempat mencoba seluncuran. Namun, daya tarik utama justru ada pada sungainya.

Kami akhirnya memilih bermain air sepuasnya di aliran sungai yang jernih; ada bagian yang berarus deras, ada pula yang tenang. Meski harus ekstra hati-hati karena bebatuannya yang licin, sensasi mandi di sungai ini menjadi penutup petualangan air yang sempurna sebelum kami kembali untuk mandi.

Mini Zoo Lembah Daun Riverside Bogor

Lembah Daun Riverside benar-benar tahu cara memanjakan anak-anak. Selain sungai yang ramah dan ayunan di mana-mana, tempat ini memiliki kejutan kecil berupa mini zoo.

Meski koleksinya belum banyak—baru ada sekitar empat kandang yang berisi kelinci-kelinci lucu, burung, dan ayam—area ini menjadi sarana belajar yang manis bagi Khalisa untuk lebih dekat dengan hewan.

Read More :  One Day Trip : Curug Sanghyang Taraje, Curug Sanghyang Santen dan Curug Ciarjuna

Tak hanya melihat satwa, di sekitar area ini juga terdapat wahana ketangkasan. Ada jembatan tali yang menantang keberanian anak-anak untuk menyeberang hingga ke ujung. Sebuah perpaduan sempurna antara belajar dan petualangan!

Suasana Malam Hari di Lembah Daun Riverside Bogor, Penuh Dengan Ketenangan Dengan Nuansa Alam yang Tenang.

Lembah Daun Riverside Bogor
Lembah Daun Riverside Bogor

Setelah lelah dengan semua aktivitas yang kami lakukan. Tak terasa, siang berganti dengan malam, meski kali ini kami belum beruntung untuk mendapatkan sunset yang menawan, kami masih bisa menikmati suasana sekitar dengan sangat nyaman dan penuh kebahagiaan.

Karena di sore hari, kami bisa eksplore daerah sekitar mulai dari kebun cabai yang sedang berbuah, hamparan sawah yang luas sampai dengan suasana kampung yang bisa di akses dengan jalan kaki.

Menikmati Camilan Malam Dengan Nikmat.

Ada ritual wajib sebelum tidur saat camping: ngemil di bawah langit malam. Kami mencicipi puding manis buatan warga sekitar yang sederhana namun berkesan. Setelah itu, hadir deretan menu penggugah selera: cireng bumbu rujak yang kenyal, singkong goreng cokelat yang creamy, hingga kentang goreng dan camilan cokelat untuk si kecil Khalisa.

Di tengah dinginnya Bogor, perpaduan wedang jahe madu yang menghangatkan raga dan es leci yakult yang segar terasa begitu istimewa. Setelah puas memanjakan lidah, kami bergegas masuk ke pelukan tenda, menikmati simfoni malam dan udara dingin yang perlahan mulai menyelimuti istirahat kami.

Simfoni Malam di Tepian Sungai

Suasana Malam di Lembah Daun Riverside Bogor
Suasana Malam di Lembah Daun Riverside Bogor

Malam itu, dunia terasa melambat saat kami tiba di sebuah sudut tersembunyi yang jauh dari hiruk-pikuk kota. Begitu melangkah masuk, kami disambut oleh jajaran tenda putih yang berdiri kokoh di bawah naungan pohon-pohon tinggi. Cahaya lampu gantung yang kuning keemasan berpendar lembut, menciptakan suasana magis seperti sedang berada di dalam sebuah desa kecil yang tenang di tengah hutan.

Read More :  Menikmati Sunrise di Sikapuk Hill Hingga Menyusuri Telaga Warna dan Dieng Park

Melangkah lebih dalam, suara alam mulai mengambil alih. Bukan lagi bising klakson, melainkan gemericik air sungai yang mengalir jernih tepat di samping tenda kami. Di sepanjang tepian sungai, tenda-tenda tertata rapi dengan teras kecil di depannya. Aroma masakan dari panggangan tetangga sebelah mulai tercium, bercampur dengan udara malam yang dingin dan segar.

Momen paling berharga adalah saat kami duduk santai di depan tenda, hanya beberapa jengkal dari aliran air yang memantulkan kerlip lampu. Di sana, di antara obrolan ringan dan tawa kecil, kami menyadari bahwa kebahagiaan itu sederhana: cukup sebuah tenda, suara air yang mengalir, dan cahaya hangat yang menemani malam.

Tempat ini bukan sekadar tempat menginap; ia adalah sebuah pelukan dari alam yang mengingatkan kami untuk sejenak berhenti dan bernapas.

Setelah itu, kami pun akhirnya tidur dengan lelap dan sehingga pagi datang. Pagi ini, kami juga tidak seberuntung yang lain karena tak ada sunrise yang menawan. Sekitar jam 10 an pagi, kami pun memilih untuk pulang ke Jakarta.

Biaya-Biaya glamping di Lembah Daun Riverside Bogor

Bagi kamu yang penasaran dengan suasana lembah daun rivirside bogor, kamu bisa menonton videonya di bawah ini. Kamu juga bisa membawa artikel menarik saya lainnya di Menjemput Ketenangan di Lembah Daun: Simfoni Gemericik Air dan Cahaya Temaram

Oh iya, sebelumnya saya juga baru trekking di Bogor dan pengalaman saya tersebut bisa kamu bacanya di Trekking ke Puncak Pasir Ipis dan Segarnya Curug Sejoli Bogor

  1. Sewa tenda glamping 1 malam di Lembah Daun Riverside Bogor Rp. 650.000
  2. Makan siang di rumah makan padang Rp. 40.000
  3. Makan malam di Lembah Daun Riverside Bogor Rp. 125.000
  4. Makan siang cfc mall bogor Rp. 119.000
  5. Bensin Rp. 40.000
  6. Lain-Lain Rp. 25.000

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *