Hype  

Prahara Tujuh Dekade: Jejak Misterius Isfahan dan Takdir Tersembunyi Iran-Yahudi

Jejak Misterius Isfahan dan Takdir Tersembunyi Iran-Yahudi
Jejak Misterius Isfahan dan Takdir Tersembunyi Iran-Yahudi

Selama lebih dari tujuh puluh tahun, wajah Iran di mata dunia telah berubah drastis dari sekutu terdekat menjadi musuh bebuyutan Amerika Serikat dan Israel. Namun, di balik retorika politik yang membara, tersimpan lembaran sejarah ribuan tahun yang menghubungkan bangsa Persia dengan komunitas Yahudi—sebuah hubungan yang bahkan tercatat dalam nubuat akhir zaman.

1. Penyelamat dari Masa Lalu: Koresy yang Agung

Jejak Misterius Isfahan dan Takdir Tersembunyi Iran-Yahudi
Jejak Misterius Isfahan dan Takdir Tersembunyi Iran-Yahudi

Hubungan ini tidak dimulai di meja diplomasi modern, melainkan 2.700 tahun yang lalu. Ketika Raja Babilonia, Nabukhadnezzar, menghancurkan Yerusalem dan memperbudak bangsa Yahudi, muncul seorang penyelamat dari Persia bernama Raja Koresy (Cyrus).

“Raja Qarasy (Koresy) mau membalas kebaikan orang Yahudi… beberapa dari mereka dibawa untuk tinggal bersama dia di negeri Persia. Dan ini awal mulanya Yahudi muncul di negeri Persia.”

Sejak saat itu, orang Yahudi menjadi bagian tak terpisahkan dari tanah Iran, bahkan menduduki posisi-posisi penting dalam pemerintahan di berbagai dinasti.

2. Isfahan: Kota yang Menjadi Simbol Kemesraan

Dalam sejarah Islam di Persia, Dinasti Buwaihiyah tercatat memberikan keistimewaan luar biasa bagi komunitas Yahudi. Mereka memilih menetap di sebuah kota yang kelak akan disebut-sebut dalam hadis akhir zaman: Isfahan.

Kemesraan ini mencapai puncaknya pada era Dinasti Pahlavi (sebelum Revolusi 1979). Saking baiknya perlakuan Raja Reza Pahlavi, komunitas Yahudi memberikan julukan khusus kepadanya.

“Kerajaan Bahlawiyah (Pahlavi) merupakan kerajaan yang paling dekat dengan orang Yahudi. Sampai orang Yahudi… menyebut Raja Ridha Bahlawi itu ‘Quraisy Kecil’ (Koresy Kecil).”

3. Revolusi 1979: Titik Balik Sang Sekutu

Segalanya berubah ketika Ayatullah Khomeini kembali dari pengasingannya di Prancis. Revolusi Islam 1979 meruntuhkan monarki dan mengubah arah kompas politik Iran secara total. Iran tidak lagi menjadi “rumah yang nyaman” bagi kepentingan Barat dan Israel.

“Tahun ’79 itu kerajaan Bahlawiyah runtuh dan terbentuk sebuah republik baru… Pemerintah Iran mulai menyampaikan kepada Yahudi bahwa kalian tidak di-welcome di sini atau setidaknya tidak akan dapat keutamaan sebagaimana di kerajaan sebelumnya.”

Meskipun terjadi eksodus besar-besaran, uniknya Iran tetap menjadi negara dengan populasi Yahudi terbesar kedua di Timur Tengah setelah Israel hingga hari ini. Mereka masih memiliki sekolah, tempat ibadah, bahkan jatah kursi khusus di parlemen (DPR) Iran.

4. Misteri 70.000 Pasukan Isfahan di Akhir Zaman

Bagian yang paling menggetarkan dari hubungan ini adalah kaitannya dengan nubuat Rasulullah SAW mengenai fitnah Dajjal. Terdapat hadis sahih yang menyebutkan bahwa 70.000 orang Yahudi dari Isfahan akan menjadi pendukung utama Dajjal.

Saat ini, jumlah orang Yahudi di Isfahan tidak sampai 10.000 orang. Namun, Syekh Muhammad Alfuli memberikan perspektif menarik mengenai masa depan setelah kemerdekaan Palestina.

“Dajjal itu akan keluar ketika Palestina sudah dalam keadaan merdeka… Orang Yahudi yang di Palestina itu akan ke mana? Tentu saja mereka akan pindah… Dan kalau ada yang punya keluarga di Iran, dia akan pindah ke Iran.”

Dajjal diprediksi akan menggunakan narasi “kepulangan” untuk merayu mereka.

“Dia (Dajjal) akan mencari dukungan orang Yahudi yang berada di kota Asfahan dan dia akan merayu… ‘Ayo datang sama saya supaya saya membantu kalian balik lagi ke Palestina’.”

Kesimpulan

Sejarah Iran, AS, dan Israel bukan sekadar urusan perebutan wilayah atau nuklir. Ia adalah jalinan benang merah yang membentang dari pembebasan oleh Raja Koresy ribuan tahun lalu, hingga drama politik modern, dan berujung pada peringatan akhir zaman di kota Isfahan. Memahami Iran berarti memahami kompleksitas antara sejarah yang nyata dan takdir yang telah tertulis.

Read More :  "GOOD BOY" Rajai Drama Buzz 3 Minggu Berturut-turut, Park Bo Gum & Kim So Hyun Aktor Teratas!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *