Orang egois sulit menyadari jika dirinya egois, bahkan mereka lebih cenderung membenarkan sikapnya dengan berbagai alasan, hingga memutarbalikkan keadaan. Namun, bisa dipastikan, jika seseorang menunjukkan sikap dan tanda orang egois, dia pasti tidak akan terlalu disukai hingga dijauhi di lingkungan tempat tinggalnya.
Nah, lebih jelasnya, yuk simak beberapa tanda orang egois. Jika hal itu ada pada dirimu, yuk segera perbaiki dan intropeksi diri.
Daftar Isi
- 1 1. Manipulator ulung
- 2 2. Less Empati Pada Orang Lain
- 3 3. Selalu ingin dinomorsatukan dalam segala hal
- 4 4. Baik Karena Ada Maunya
- 5 5. Tidak Punya Timbal Balik
- 6 6. Sulit Menerima Kritik dan Penolakan
- 7 7. Tidak Mau Minta Maaf Bahkan Menyudutkan Orang Lain
- 8 8. Ingin Mendominasi dan Enggan Menghargai Orang Lain
1. Manipulator ulung

Orang egois juga bisa disebut sebagai seorang manipulator ulung. Maniputor adalah seseorang yang bisa memanipulasi dan mengendalikan keadaan juga orang lain hanya untuk mencapai apa yang mereka inginkan. Jelas, sikap ini pasti akan merugikan orang lain baik secara fisik, finansial dan mental.
Untuk itu, buat kamu yang merasa, selalu berusaha supaya orang lain atau keadaan mengikuti apa kemauanmu, itu merupakan tanda keegoisan.
2. Less Empati Pada Orang Lain

Tanda selanjutnya orang egois adalah kurangnya rasa simpati dan kepedulian pada orang lain. Sebab, dia lebih memikirkan diri sendiri, bahkan tidak peduli jika ada yang merugi karena tindakannya.
Bahkan, jika orang lain menyatakan rasa kecewa atau kesalnya, orang egois akan berusaha memanipulas dan membalikkan fakta, supaya orang lainlah yang justru merasa bersalah.
3. Selalu ingin dinomorsatukan dalam segala hal
Orang egois menginginkan selalu menjadi nomor satu, diistimewakan, dan menjadi prioritas utama semua orang. Tidak mau dinomorduakan, itulah sifat orang egois. Jika dalam sebuah hubungan, orang egois selalu ingin menjadi pusat dari hubungan dan keinginannya harus terpenuhi. Dalam kehidupan bekerja, ketika dia ingin melakukan sesuatu, dia menginginkan semua orang mendukung dia.
4. Baik Karena Ada Maunya
Orang egois juga cenderung tidak tulus saat bertindak baik atau memberikan pertolongan. Mereka selalu mengharapkan timbal balik yang sepadan atau lebih. Jika sampai tidak mendapatkannya, orang egois akan membuat dirimu merasa bersalah atau menyesal.
Sebab, orang egois itu tidak benar-benar tertarik dengan seseorang, kecuali orang tersebut memiliki “kendaraan” untuk mencapai apa yang dia inginkan.
5. Tidak Punya Timbal Balik

Bukannya berterimakasih dan membalas kebaikan pada mereka yang sudah support juga membantunya, orang egois juga enggan memberikan timbal balik yang sepadan. Mereka hanya ingin meminta tanpa memberi. Sebab pada dasarnya orang egois tidak pernah ingin berkorban untuk orang lain. Jika sampai berkorbanpun, jelas dengan adanya tuntutan yang lebih banyak.
6. Sulit Menerima Kritik dan Penolakan
Orang egois adalah orang yang selalu ingin menang sendiri, dan meyakini bahwa pemikirannya benar. Sehingga orang lain harus mngikuti tanpa mngkritik apalagi menolak. Hal itu sebab ego besar mereka yang tidak dapat menerima bahwa kritik membangun adalah untuk kebaikan mereka sendiri.
Mereka justru berpikir bahwa orang yang memberikan kritik sedang merendahkannya. Sungguh, sangat sulit bagi orang egois untuk menyadari bahwa mereka salah.
Selain itu, juga tidak mau mendapatkan penolakan. Padahal bisa jadi pendapat orang lain itu benar dan lebih baik. Namun, orang egois akan tetap berusaha memaksakan diri juga keadaan.
7. Tidak Mau Minta Maaf Bahkan Menyudutkan Orang Lain

Meski sadar dirinya melakukan kesalahan, orang egois tidak akan mau meminta maaf. Sebab selain merasa dirinya benar, egonya juga melarang dirinya meminta maaf dan mengakui kesalahan. Karena itulah, daripada meminta maaf, orang egois lebih memilih menyudutkan orang lain, memanipulas dan membalikkan fakta juga playing victim.
8. Ingin Mendominasi dan Enggan Menghargai Orang Lain
Orang egois biasanya juga ingin selalu jadi yang paling dominan. Misal dalam hubungan asmara, dia lebih ingin supaya bisa mengatur pasangan sesuka hatinya. Lebih buruknya, mereka juga sukar menghargai orang lain. Sebab merasa sikap seperti itu akan melukai egonya. Padahal jika terus dilakukan, siapapun pasti merasa tidak nyaman dan lebih memilih menjauhi dirinya.